Praduga Tak Bersalah Jangan Dikalahkan oleh Opini

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama DALAM negara hukum, salah satu prinsip paling mendasar adalah asas presumption of innocence atau praduga tidak bersalah. Asas ini bukan hanya teori hukum yang diajarkan di ruang kuliah, melainkan fondasi utama yang menjaga agar kekuasaan negara tidak berubah menjadi alat penghukuman sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap….

Read More

Tangis yang Tak Terdengar

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama DI TENGAH gegap gempita Piala Dunia 2026 yang menyedot perhatian miliaran pasang mata di seluruh dunia, Indonesia justru dikejutkan oleh sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan. Seorang perempuan muda asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, diduga disekap dan dianiaya oleh kekasihnya selama hampir tiga tahun. Ketika akhirnya ditemukan, korban berada dalam…

Read More

5 Detik untuk Keadilan

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama PIALA Dunia 2026 menghadirkan banyak inovasi. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah penerapan aturan ketat terhadap praktik mengulur waktu (time-wasting). FIFA dan International Football Association Board (IFAB) tampaknya menyadari bahwa sepak bola modern tidak boleh lagi memberi ruang bagi taktik yang mengorbankan keadilan pertandingan demi keuntungan sesaat….

Read More

Belajar dari Suporter Kolombia

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama SEPAK BOLA sering kali menghadirkan pelajaran yang tidak ditemukan di ruang kuliah hukum, ruang sidang, bahkan dalam berbagai seminar kenegaraan. Di tengah hiruk-pikuk persaingan, ambisi kemenangan, dan miliaran pasang mata yang menyaksikan Piala Dunia 2026, dunia justru dibuat terharu oleh sebuah peristiwa sederhana di tribun Stadion Azteca, Meksiko….

Read More

Kartu Merah Almiron dan Pelajaran Transparansi Hukum di Indonesia

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama SEPAK BOLA sering dianggap hanya hiburan. Sebuah pertandingan yang mempertemukan dua tim untuk memperebutkan kemenangan. Namun dalam banyak kesempatan, olahraga justru menjadi cermin peradaban. Di lapangan hijau, kita dapat melihat bagaimana aturan dibuat, ditegakkan, dilanggar, dan dipertanggungjawabkan. Karena itu, tidak berlebihan jika sebuah peristiwa sepak bola dapat memberikan…

Read More

Menanti Putusan Perkara Roy Suryo dan dr. Tifa

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama PERJALANAN hukum yang menjerat pakar telematika Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau yang lebih dikenal sebagai Dokter Tifa memasuki babak baru. Setelah berbulan-bulan menjadi perhatian publik nasional bahkan mendapat sorotan dari berbagai kalangan internasional, keduanya kini resmi ditahan oleh penyidik Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum…

Read More

MK Patahkan Mitos Perempuan Bekerja

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama DI TENGAH derasnya perdebatan mengenai kesetaraan gender, peran keluarga, dan hak-hak individu dalam rumah tangga, putusan terbaru Mahkamah Konstitusi patut mendapat perhatian serius dari seluruh masyarakat Indonesia. Putusan tersebut bukan hanya menjawab sebuah gugatan hukum, melainkan juga memberikan arah yang jelas mengenai bagaimana negara memandang relasi antara suami…

Read More

Idealisme Aktivis yang Tersesat

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama  SEJARAH politik di berbagai negara menunjukkan satu ironi yang terus berulang. Mereka yang dahulu berdiri paling depan membela rakyat, berteriak lantang menentang ketidakadilan, bahkan rela berhadapan dengan aparat dan risiko penjara, justru sering berubah ketika berhasil memasuki lingkaran kekuasaan. Fenomena ini bukan cuma cerita warung kopi atau kekecewaan…

Read More

Menguji Kedewasaan Demokrasi

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama  DEMOKRASI yang sehat tidak diukur dari seberapa sering rakyat memuji pemerintah, melainkan dari seberapa luas ruang yang tersedia bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik tanpa rasa takut. Dalam konteks itulah, setiap kali terjadi aksi demonstrasi mahasiswa yang melibatkan pengamanan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), perdebatan publik hampir selalu…

Read More

Menag Imbau Demonstran Santun Hadapi Fir’aun?

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Wartawan Utama  DALAM sebuah negara demokrasi, pejabat publik tidak hanya dinilai dari kebijakan yang mereka hasilkan, tetapi juga dari cara mereka berkomunikasi. Sebab dalam era digital, sebuah kalimat dapat melahirkan ketenangan, namun juga dapat memicu kegaduhan yang berkepanjangan. Karena itu, komunikasi publik bukan lagi hanya keterampilan tambahan bagi seorang pejabat…

Read More