Bey Sujarwo Kenang R. Dwiyanto Prihartono sebagai Advokat Pejuang Sejati

BANDAR LAMPUNG, (SA) – Keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI Kota Bandar Lampung menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ketua Harian/Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, R. Dwiyanto Prihartono, S.H., M.H., yang meninggal dunia pada Sabtu, 4 Juli 2026, bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-61.

Kabar duka tersebut disampaikan Ketua DPC PERADI Kota Bandar Lampung, H. Bey Sujarwo, S.H., M.H., pada Senin (6/7/2026).

Menurutnya, almarhum merupakan sosok advokat yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan organisasi advokat dan penegakan hukum di Indonesia.

“Beliau adalah sosok advokat pejuang sejati yang selama puluhan tahun mendedikasikan hidupnya dengan tulus, ikhlas, dan tanpa pamrih demi kemajuan organisasi dan dunia advokat Indonesia. Jasa-jasa dan dedikasi beliau akan selalu hidup di hati kita semua,” ujar Bey.

Bey juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Selamat jalan, Pak Dwi. Dedikasimu akan selalu kami kenang. Istirahatlah dengan tenang,” ucapnya.

Atas nama keluarga besar DPC PERADI Kota Bandar Lampung, Bey turut menyampaikan belasungkawa yang tulus dan mendalam.

“Kami keluarga besar DPC PERADI Kota Bandar Lampung menyampaikan belasungkawa yang tulus dan mendalam, seraya memohon kepada Allah SWT agar melimpahkan rahmat-Nya yang luas kepada almarhum. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin,” tuturnya.

Bey menjelaskan, R. Dwiyanto Prihartono mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 20.46 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur. Almarhum kemudian dimakamkan pada Minggu (5/7/2026).

Di mata Bey Sujarwo, almarhum bukan hanya seorang pemimpin organisasi, tetapi juga sahabat dan rekan perjuangan. Banyak kenangan yang pernah mereka lalui bersama, khususnya saat masih aktif di Aliansi Advokat Indonesia Bersatu (AAIB).

Salah satu momen yang masih dikenangnya adalah ketika almarhum berkunjung ke Bandar Lampung bersama Tim Pemenangan Nasional Prabowo–Gibran pada masa Pemilihan Presiden 2024.

“Beliau datang ke Bandar Lampung bersama Pak Rosan dan Pak Otto dalam Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Gibran. Itu menjadi salah satu kenangan yang tidak akan saya lupakan,” kenang Bey.

Kepergian R. Dwiyanto Prihartono menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar PERADI dan dunia advokat Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang berdedikasi tinggi, berintegritas, serta konsisten memperjuangkan profesionalisme advokat dan penguatan organisasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *